Bismillah..
Waktu terus bergulir
Hidup bisa saja berakhir, jika memang menurut tuhan waktu kita memang sudah habis,
Tapi, selama waktu itu masih ada,
Dan terus membersamai kita,
Teruslah melangkah,
Teruslah bergerak,
Walaupun itu hanya pergerakkan kecil,
Toh Allah tidak pernah menilai sebesar apa pergerakkan yang kamu lakukan,
Tapi seberapa sering kamu melakukan perubahan itu,
Seberapa kamu istiqomah menjalani perubahan itu,
Aku juga sama seperti kalian,
Aku sama sama berusaha,
Aku sama sama belajar,
Belajar memahami diri,
Belajar berdamai dengan diri,
Belajar menerima diri,
Sulit memang,
Tapi ini bukan hal yang mustahil,
Dalam hidup tidak ada yang abadi,
Termasuk rasa sakit, kecewa, ataupun bahagia..
Tapi yang perlu di garis bawahi disini..
bukan soal kecewanya,
Bukan soal sakitnya,
Bukan soal Lukanya..
Tapi bagaimana kamu bisa mengambil pelajaran dari Luka itu,
Setiap Luka punya ceritanya,
Begitupun juga,
setiap Luka punya masa Sembuhnya,
Saat kamu mencapai rasa sakit yang paling dalam,
Saat kamu hampir berputus Asa,
Dan berbisik kepada Tuhan,
Lebih baik jika aku mati saja sebelum ini,
T I D AK,
Sebenarnya kamu sudah di garis akhir kegelapan,
Ada cahaya disana?
Ya disana?
Apakah rasa sakit itu telah membuat mu buta?
Sampai sampai kau tidak bisa melihat?
Apakah rasa sakit itu telah membuat mu tak peka?
Sehingga hilang rasa?
Padahal hangat nya sudah terasa?
Ayo, SADAR lah..
Ayo, BANGUN lah..
Mau sampai kapan kamu berada dalam lamunan?
Mau sampai kapan kamu terlenakan?
Astaghfirullah,
Bujuk rayu setan memang sungguh memabukkan,
Membuat aku terlena, dan hilang arah tujuan
Bergegas ku rapihkan semuanya,
Sedikit demi sedikit ku rapihkan,
Jelas ini tidak mudah,
Tapi ku berusaha,
Tak apa jika tak bisa langsung memberi makna,
Atau bermanfaat misalnya,
Tak apa..
Tak apa jika hanya kamu yang bisa merasakannya..
Tak apa..
Setidaknya kamu sudah mau bercerita..
Setidaknya kamu sudah meproses emosi mu..
Setidaknya kamu sudah mau menerima..
Menerima dirimu
kamu orang pertama,
Kamu orang pertama yang akan merasakan..
Kamu akan merasa Tuhan benar benar Adil,
Karena NikmatNya tak terhitung...
Tak akan pernah terhitung..
Komentar
Posting Komentar